5 Pertanyaan Di Balik Terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen

Ada 5 pertanyaan di balik terbunuhnya Nasrudin Zulkarnaen :

  1. Antasari Azhar adalah pendekar hukum yang sudah malang melintang di dunia peradilan. Dia tentunya tahu bahwa perbuatan yang “disangkakan” padanya sekarang ini, mempunyai resiko hukum sangat besar. Tetapi kenapa pembunuhan dilakukan dengan perencanaan yang tampak tidak terlalu rapi sehingga mudah ditelusuri?
  2. Jika AA di jebak, mestinya tak semudah itu Antasari dijebak, mengingat ia pun seorang ahli di bidang jebak-menjebak. Ada beberapa koruptor yang kepergok atau “tertangkap tangan” lantaran jebakan-jebakan Antasari. Mengapa AA semudah dijebak?
  3. Apakah hanya karena takut skandal seksualnya terbongkar, Antasari lantas memerintahkan pembunuhan yang kemudian dibiayai oleh pengusaha Sigid Haryo Wibisono dan diatur oleh Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizar itu?
  4. Mengapa pembunuhan terhadap NZ sampai melibatkan orang-orang penting, sepertipengusaha Sigid Haryo Wibisono dan  Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizar ?
  5. Apakah latar belakang persoalannya jauh lebih besar dari “sekadar” perselingkuhan? Dengan kata lain, yang dimunculkan ke permukaan, bukanlah persoalan yang sebenarnya. Tapi ini sekadar kecurigaan.

Tapi biarlah proses hukum yang membuktikannya kelak. Kepada para tersangka, termasuk Antasari Azhar, tentunya, untuk sementara kita terapkan praduga tidak bersalah. Kepada keluarga korban, kita sampaikan duka cita yang amat dalam. Semoga AA benar tidak bersalah, karena jika AA terbukti bersalah akan berakibat berkurangnya rasa keamanan dan keadilan pun otomatis bakal semakin berkurang. Dan, yang lebih parah lagi, masyarakat pun akan semakin kehilangan kepercayaan kepada para pejabat negara, terutama pejabat negara yang bertugas mengurusi hukum dan keadilan.

Tinggalkan Balasan