Kena Macet? Awas Stroke!

Macet tak hanya dapat meyebabkan badan letih dan emosi tinggi. Terlalu sering terjebak kemacetan ternyata bisa menyebabkan stroke. Sebuah penelitian membuktikannya.

Kemacetan adalah hal yang rutin terjadi di kota-kota besar. Dari mulai berangkat kerja hingga pulang, kemacetan selalu terjadi. Bisa dibilang kemacetan adalah santapan sehari-hari.

Walau terlihat sepele, namun kemacetan dapat mengganggu kesehatan. Risiko paling parah yang dapat terjadi karena sebuah kemacetan adalah serangan serangan stroke.

Penelitian dilakukan di Jerman dengan cara mengukur kadar polusi saat kemacetan tengah terjadi. Ternyata dalam penelitian terungkap bahwa kadar polusi ketika kemacetan bisa membuat keseimbangan aliran darah terganggu.

Polusi itu ketika terhirup akan menimbulkan gangguan pada keseimbangan jantung, sirkulasi aliran darah menjadi tidak normal dan mengalami penyumbatan. Pada tingkat akut, gangguan tersebut menyebabkan stroke.

Dikutip detikhot dari Health 24, Selasa (2/12/2008) akibat polusi itu, seseorang bisa mengalami atherosclerosis, gangguan yang menyerang pembuluh darah. Hal tersebut menimbulkan endapan pada aliran darah sehingga peredarannya tidak lancar.

Tak hanya korban kemacetan, namun orang-orang yang tinggal di sekitar daerah macet pun ikut terkena imbasnya. Penduduk yang tinggal 200 meter dari pusat kemacetan memiliki risiko terkena gangguan jantung 67 persen lebih tinggi dari penduduk yang lain. Sedangkan penduduk yang tinggal di pemukiman yang terkena macet memiliki risiko terkena gangguan jantung sekitar 34 persen.

Sumber : DetikHot.Com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: