Hareem berhenti bersiaran

Indosiar berinisiatif untuk menghentikan sinetron Hareem mulai Selasa, 31 Maret 2009. Sebelumnya (24/3), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memberikan teguran kepada Indosiar untuk memperbaiki materi siaran dan memindahkan jam tayang sinetron Hareem karena isinya dinilai penuh dengan adegan kekerasan verbal dan fisik serta berindikasi melecehkan ajaran agama setelah mendengar pertimbangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Inisiatif ini disampaikan langsung Indosiar kepada KPI Pusat ketika perwakilannya datang pada Jumat (27/3) minggu lalu untuk mengklarifikasi teguran untuk Hareem.

Hal ini mengemuka dalam Konferensi Pers Pengumuman Enam Sinetron Bermasalah yang diselenggarakan di Kantor Sekretariat KPI Pusat siang (30/3) tadi. Pada kesempatan ini, selain Hareem, KPI Pusat menetapkan Enam Sinetron bermasalah yaitu, Suami-suami Takut Istri (Trans TV), Muslimah (Indosiar), Abdel & Temon (Global TV), Alisa (RCTI), Tawa Sutra Siang (ANTV), dan Monalisa (Indosiar).

Dari enam tayangan yang dinilai bermasalah ini, Suami-suami Takut Istri (Trans TV) mendapat Teguran Kedua karena dinilai tidak memperhatikan norma-norma kesopanan dan kesusilaan dalam konteks hubungan suami-istri, menampilkan adegan kekerasan dalam tumah tangga, dan mengucapkan kata-kata kasar secara dominan. Selain Trans TV, Global TV juga mendapat teguran pertama untuk program Abdel dan Temon. Kali program tersebut diminta KPI agar dipindahtayangkan pada pukul 22.00 karena diperuntukkan bagi penonton Dewasa (D). Ditambah lagi karena Abdel dan Temon mengandung adegan dan pembicaraan vulgar dan menampilkan kekerasan fisik secara berulang-ulang.

Selain menegur, KPI Pusat juga memberikan himbauan untuk dua program yaitu, Tawa Sutra dan Alisa. Sedangkan untuk sinetron Muslimah, pada 8 Januari 2009 KPI Pusat telah mengeluarkan surat teguran kedua karena masih menampilkan adegan kekerasan verbal dan fisik serta berindikasikan melanggar kaidah-kaidah agama, seperti perlakuan yang tidak pantas terhadap orang tua. Untuk sinetron ini, KPI juga banyak mendapatkan pengaduan dari masyarakat .

Dalam acara pengumuman 6 acara bermasalah ini hadir sebagai moderator, Koordinator Bidang Isi Siaran KPI Pusat, Yazirwan Uyun dan empat orang anggota tim Panel yaitu, Dedi Nur Hidayat, Nina Armando, Bobby Guntarto dan Razaini Taher.

Sumber : KPI

4 Balasan ke Hareem berhenti bersiaran

  1. astry mengatakan:

    Kalau dilihat hanya berganti judul, busana, dan penggantian nama umi/abi…

    Kekerasan tetep ada..

    Tak jauh beda seperti acara 4 Mata menjadi Bukan 4 Mata,,,

  2. ane_chantique mengatakan:

    kalo gitu film barat juga ga ada dong…kan katanya yang mengandung kekerasan..lebih – labih film barat…trus mau nonton apa ya kita?? Waakakakakakak..

  3. astry mengatakan:

    Tapi film barat yang tayang di televisi itu udh lulus sensor, setau saya banyak adegan yang dipotong atau jam tayangnya selalu malam hari. Dan memang acara dewasa itu harusnya malam hari diputarnya, kecuali film barat yg labelnya utk semua umur.
    Film barat yg mengajarkan kekerasan (seperti Saw) itu tidak di putar di TV tp di bioskop tertentu.
    Kita sebagai masyarakat bijaknya dapat memberikan yg terbaik utk anak2 kita, pemerintah hanya membantu saja, mengendalikan dan mengontrol secara generalisir. Dan yang di maksud tidak boleh di tonton itu di utamakan utk anak2, kalau anak2 kan blm bisa menganalisis yg baik dan yg buruk.

  4. elfarizi mengatakan:

    Memang sulit untuk mengubay budaya Indonesia yang satu ini. Apalagi bicara masalah penyiaran atau tayangan televisi, otomatis komersialisme adalah tema utamanya. Rating tetap acuannya, bukan idealisme dan pengajaran akhlak.

    Thanx.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: